Berita
3 Pelaku Perusak Hutan Suaka Margasatwa di Aceh Ditangkap, 5 Kubik Kayu Disita
Aceh - Polisi dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh menangkap tiga pelaku perusakan hutan margasatwa Rawa Singkil. Dari tangan mereka, petugas menemukan lima kubik kayu yang telah ditebang.
Kasubdit IV Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Polda Aceh, AKBP Mirwazi, mengatakan, ketiga pelaku berinisial Ir, H, dan RS ditangkap personel Polda Aceh, Polres Aceh Selatan dan BKSDA Aceh saat sedang menebang kayu. Para pelaku menggunakan gergaji kayu listrik dan parang dalam menjalankan aksinya.
"Di lokasi kita menemukan 5 kubik kayu dilokasi berbeda. Sebagian kayu kita musnahkan di TKP (Tempat Kejadian Perkara) dan sebagian kita sisihkan untuk barang bukti," kata Mirwazi kepada wartawan saat ditemui di Mapolda Aceh, Jumat (7/8/2015).
Sebelum melakukan tangkap tangan, polisi dan BKSDA sudah mengendap dilokasi selama dua malam. Ketiga pelaku tidak melakukan perlawanan saat ditangkap pada Kamis (6/8).
Lokasi tempat pelaku menebang terletak di kawasan Desa Buloh Seuma, Trumon, Aceh Selatan. Mereka selanjutnya diboyong ke Polres setempat untuk diperiksa.
Menurut Mirwazi, petugas terpaksa memusnahkan sebagian kayu di hutan karena medan yang berat. "Kita masih melakukan pengembangan, hingga sekarang baru tiga pelaku kita tangkap," ungkapnya.
Ketiga pelaku, kata Mirwazi, hanya menebang kayu bukan memburu satwa dilindungi di dalam hutan. Hutan Rawa Singkil merupakan habitat terbaik untuk perlindungan Orang Utan di Sumatera.
(fdn/fdn)
Berita Terpopuler
Dibaca: 3862 kali
Dibaca: 3093 kali
Dibaca: 3045 kali
Dibaca: 2705 kali
Dibaca: 2645 kali
Dibaca: 2313 kali
Dibaca: 2238 kali
Dibaca: 2172 kali
Dibaca: 2165 kali
Dibaca: 2062 kali
Pengunjung
Total
25405
Tahun ini
38
Bulan
4
Hari ini
1
